Jelajahi cara-cara baru untuk merancang masa depan Anda dengan panduan inspiratif dari buku ‘Design Your Hope’.
Tahun 1999, saya keluar dari pekerjaan saya untuk memulai sebuah usaha dalam bidang pelatihan SDM. Harapan saya, usaha itu akan menjadi jalan bagi saya untuk mengaktualisasikan passion saya dan, tentu saja, menjadi jalan rezeki yang lebih baik. Namun, kenyataannya, setelah satu tahun berjalan, rezeki saya justru semakin seret dan passion saya belum bisa tersalurkan.
Tahun 2000, saya melakukan diversifikasi usaha dengan menggarap usaha advertising and production house yang saat itu sedang naik daun. Harapannya adalah untuk memperbesar peluang pemasukan. Kenyataannya, saya jadi tidak fokus. Walaupun penghasilan usaha menjadi lebih baik, diversifikasi tersebut mengundang lebih banyak masalah ketimbang manfaatnya.
Tahun 2002, kedua partner bisnis saya meminta saya fokus pada satu usaha saja dan menutup usaha lainnya. Saya mengiakan. Saya menutup usaha advertising and production house yang saat itu menjadi penopang penghasilan, dan meneruskan usaha pelatihan SDM yang saat itu belum menghasilkan uang. Harapannya, satu usaha yang difokuskan tersebut dapat berkembang cepat. Namun, kenyataannya, tidak ada pertumbuhan yang signifikan. Usaha saya masih jalan di tempat.
Tahun 2005, saya dan kedua partner bisnis saya memutuskan untuk menulis dan menerbitkan sebuah buku. Harapannya, buku itu akan meningkatkan eksposur perusahaan kami serta meningkatkan otoritas kami di dunia pelatihan SDM. Alhamdulillah, buku tersebut menjadi bestseller dan permintaan untuk pelatihan pun mulai berdatangan.
Tahun 2008, krisis moneter jilid 2 datang. Perusahaan-perusahaan melakukan efisiensi besar-besaran, anggaran pelatihan dipotong habis, dan industri pelatihan terkena dampaknya. Banyak perusahaan pelatihan yang gulung tikar, dan beberapa karyawan mem-PHK karyawannya. Saya berjuang mempertahankan perusahaan tanpa memecat satu karyawan pun. Harapannya, krisis moneter akan segera berlalu dan keadaan kembali normal. Namun, kenyataannya, krisis tak kunjung berakhir.
Tahun 2009, saya meluncurkan sebuah produk yang unik, sebuah pelatihan yang dikemas dalam bentuk hiburan. Harapannya, produk itu akan menjadi penyelamat yang dapat mendongkrak penghasilan usaha di tengah situasi yang tidak menentu. Namun, kenyataannya, produk itu secara komersial gagal dan saya rugi miliaran rupiah.
Tahun 2011, saya diangkat menjadi Direktur tunggal dengan harapan dapat mempercepat proses pengambilan keputusan sehingga perusahaan lebih lincah dalam bermanuver di tengah ketidakpastian. Alhamdulillah, didukung oleh keadaan industri yang semakin membaik, sejak itu perusahaan saya mengalami masa-masa pertumbuhan yang paling menggembirakan. Perusahaan saya kemudian menjadi salah satu penyedia jasa pelatihan SDM yang terkemuka di Indonesia.
Tahun 2015, saya diminta “pensiun” sebagai Direktur, tidak lagi mengurusi perusahaan yang saya dirikan lima belas tahun sebelumnya. Harapannya, saya terbebas dari penjara kenyamanan dan dapat mulai mengejar bintang terang saya dalam bidang inovasi.
Tahun 2016, saya mendirikan dua perusahaan, satu bergerak dalam konsultasi inovasi dan satu lagi bergerak dalam bidang fashion. Tahun 2017, saya mendirikan satu perusahaan lagi yang bergerak dalam bidang layanan penjualan online. Harapannya adalah agar saya bisa menikmati “masa pensiun” dengan keasyikan memulai sesuatu yang baru. Namun, kenyataannya, sejak “pensiun” saya justru lebih banyak stres dan capek. Lebih banyak gagal daripada berhasil, dan lebih banyak susah daripada mudah.
Tahun 2018, ketiga usaha saya mulai memperlihatkan hasilnya. Berbagai pengorbanan yang kami lakukan mulai terbayar. Kami mulai melihat masa depan dengan jauh lebih cerah. Harapan kami adalah bisa mendisrupsi pasar dan berkontribusi besar sehingga bangsa menjadi semakin kuat.
Sahabat semua, jika Anda perhatikan, ada satu kata yang terus mewarnai perjalanan hidup dan karier saya. Satu kata yang terus diulang-ulang dalam tulisan tersebut. Satu kata yang membuat saya terus bergerak maju, apa pun yang terjadi. Satu kata yang menjadikan saya seperti hari ini.
Satu kata itu adalah harapan. Satu kata yang akan dibongkar habis dalam buku ini. Satu kata yang perlu terus hidup dalam diri Anda. Satu kata yang akan mengantarkan Anda terbang menggapai semua impian Anda.
Selamat membangun harapan.

Indrawan Nugroho
Co-founder Kubik Group
Co-founder Corporate Innovation Asia
Co-founder NINA NUGROHO
Selamat datang, Ayah dan Bunda, dalam perjalanan menumbuhkan harapan dan mencapai impian. Melalui buku “Design Your Hope,” Ayah dan Bunda akan dibimbing melalui setiap bab yang dirancang untuk menginspirasi, memotivasi, dan memberikan panduan konkret dalam mengatasi tantangan hidup. Yuk, kita intip apa saja yang akan dibahas dalam buku ini!
BAB 1: Selamat Datang di Roda Kehidupan Anda
BAB 2: Apa yang Terjadi dalam Hidup Saya?
BAB 3: Ada Harapan untuk Semua Orang
BAB 4: Prinsip-Prinsip Orang yang Memiliki Harapan Besar
BAB 5: Mengukur Nilai Harapan Anda
BAB 6: Panduan Langkah 1: Miliki Tujuan yang Jelas
BAB 7: Panduan Langkah 2: Gali dan Antisipasi Segala Kemungkinan
BAB 8: Panduan Langkah 3: Tumbuhkan Motivasi yang Kuat
BAB 9: Mempercepat Tumbuhnya Harapan
—
Selain e-book, anda juga akan mendapatkan akses eksklusif ke 23 video pembelajaran seperti 3 video yang telah anda saksikan diatas.
Dari penjabaran diatas, nampak jelas bahwa Buku versi Digital “Design Your Hope” siap menjadi sahabat setia Ayah dan Bunda dalam menumbuhkan harapan dan mencapai impian. Yuk, mulai perjalanan menumbuhkan harapan hari ini!
Jangan lewatkan kesempatan untuk memiliki versi digital dari ‘Design Your Hope’. Klik tombol di bawah ini untuk membeli sekarang dan mulailah perjalanan Anda menuju masa depan yang lebih cerah.

Apakah Anda mengalami stuck, kebuntuan, kegelapan, dan ketidakberdayaan dalam hidup? Atau, apakah Anda mengenal seseorang
yang mengalami hal itu dan berniat untuk membantunya? Buku ini
secara langkah demi langkah akan membantu Anda—dan orang
yang Anda bantu—menemukan cara untuk bergerak kembali menuju kehidupan yang terang-benderang. Buku ini powerful karena
ditulis dengan cermat dan perhatian penuh yang cukup lama oleh
seorang self-development coach yang mumpuni. Buktikan sendiri.
Prasetya M. Brata
The Indonesian Mind Provocateur, Leadership Transformation
Trainer & Coach, CEO Titiktuju

Harapan menguatkan tindakan. Tindakan memperbesar hasil.
Hasil menentukan nasib. Buku ini membantu Anda merancang
harapan yang menantang sehingga nasib Anda bisa sesuai dengan yang Anda harapkan. Saya merekomendasikan Anda untuk membaca buku ini.
Jamil Azzaini
CEO Kubik Leadership, Founder Akademi Trainer

Hari Subagya
Motivator Perubahan

Saat membaca buku ini, saya teringat betapa besarnya perbedaan antara klien saya yang masih kuat memegang harapan
dan mereka yang merasa sudah tidak punya harapan. Terbayang juga betapa besarnya perbedaan pada saat di awal sesi
konseling, di mana mereka merasa sudah tidak memiliki harapan dan pada akhirnya bisa punya energi yang jauh lebih tinggi
saat kembali memiliki harapan.
Harapan—satu kata sederhana yang bisa membuat perbedaan yang sangat besar. Di buku ini akan “dipreteli” mengapa
orang sampai kehilangan harapan. Anda akan dibimbing langkah demi langkah untuk membangun harapan dan bagaimana
mengeksekusi harapan dalam tindakan nyata.
Indra Noveldy
Konsultan Pernikahan

Harapan adalah sumber energi yang menggerakkan dan menghadirkan keajaiban saat sudah tak ada lagi jalan keluar. Ingin
dapatkan sumber energi itu? Baca buku ini.
Sofie Beatrix
Business Woman, Family Supporter

Mengapa bunuh diri? Jawabannya satu, putus harapan!
Mengapa banyak orang bunuh diri belakangan ini? Itu karena semakin banyak orang yang putus harapan! Padahal, selama orang masih punya harapan, dia masih bisa menjadi
yang TERBAIK. Saya salut dengan kegigihan Andra Donatta
untuk merangkum banyak pemikiran, ide, dan kisah untuk
dituang dalam buku Design Your Hope ini, agar nikmat dibaca. Salah satu formula penting yang bisa Anda temukan di
buku ini adalah HOPE = OPTIMISM (yakin masa depanmu) +
EMPOWERMENT (yakin kamu bisa lakukan sesuatu) + ANTICIPATION (yakin kamu bisa antisipasi kalau sesuatu tak berjalan seperti harapanmu). Great work of Andra Donatta!
Anthony Dio Martin
Best EQ Trainer Indonesia, Direktur HR Excellency & Miniworkshopseries Indonesia
Andra Donatta adalah seorang Personal Development Coach dan Professional Trainer di Kubik Leadership, lembaga SDM terkemuka di Indonesia yang berfokus pada kepemimpinan dan pengembangan pribadi. Dengan pengalaman melatih lebih dari 150 klien, termasuk perusahaan Fortune 100 Indonesia dan multinasional, Andra juga menjadi mentor di program TEMPA, sebuah inkubator bisnis bagi trainer profesional.
Lahir di Semarang dan dikenal sebagai Mas Andra, ia menjunjung prinsip hidup “Your Biggest Enemy is Yourself.” Karakter energik, humoris, namun karismatiknya membuat sesi pelatihannya sangat dinamis dan menyentuh. Andra memulai kariernya di PT Matahari Putra Prima Tbk, kemudian menjadi Store Manager di PT Breadtalk Indonesia dan Regional Training Manager di Sophie Martin.
Perusahaan-perusahaan besar seperti Telkom, Astra, Pertamina, dan banyak lainnya telah menerima pelatihan dari Andra. Pada tahun 2015, ia bersama 32 trainer lain menulis buku “SuksesMulia It’s My Life” yang meraih penghargaan MURI.
Untuk mengasah kemampuannya, Andra telah memperoleh berbagai sertifikasi termasuk Licensed Practitioner of NLPTM, Certified Hypnotist, dan Ericsonian Professional Coach. Ia juga meraih gelar The Best Performance on Training Bootcamp and Contest 2011 dari Akademi Trainer Indonesia.